Kotak Saran

Pelayanan Masyarakat

Dokumen

User login

You are here

Home

LIMA PILAR PROGRAM KB

          Badan PP dan KB Kab. Magetan lewat program dan kegiatannya ikut mensukseskan revitalisasi program KB melalui lima pilar utamanya yang meliputi pendewasaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran, peningkatan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga dan khusus untuk Kab Magetan ditambah satu pilar lagi yaitu program KB responsif gender.

            Penjelasan singkat masing-masing pilar sebagai berikut :

1.      Pendewasaan Usia Perkawinan 

Dengan menikah cukup umur maka wanita akan memiliki kematangan dalam banyak hal terkait kesiapan perkawinannya. Dan akan dapat ditekan jumlah kelahiran dari wanita usia subur dibawah usia 20 tahun. Salah satu program yang sudah diluncurkan terkait ini adalah program Genre (Generasi Berencana), yang diaktualisasikan dalam wadah Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-Remaja). Di Kabupaten Magetan telah terbentuk sejumlah 75 PIK-Remaja. Melalui wadah ini Badan PP dan KB  hendak membantu menyiapkan  kehidupan berkeluarga bagi remaja/mahasiswa yang dikelola oleh dari dan untuk remaja/mahasiswa guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang kesehatan reproduksi dan perencanaan kehidupan berkeluarga.

 2.      Pengaturan Kelahiran 

Idealnya sebuah keluarga mempunyai 2 anak dengan jarak kehamilan antara kehamilan pertama dan berikutnya 3 tahun/lebih agar peluang terbentuknya keluarga sejahtera lebih besar sehingga menciptakan kondisi yang mendukung terbentuknya keturunan atau generasi yang berkualitas. Salah satu cara pengaturan kehamilan atau kelahiran ini dilakukan melalui penggunaan kontrasepsi. Beberapa alat/obat kontrasepsi yang aman sebagai berikut : kondom, MOP, MOW, pil KB, suntik KB, susuk KB/implant, dan IUD. Data di Badan PP & KB per November 2012 menunjukkan dari Pasangan Usia Subur (PUS) sejumlah 131.019 pasang, yang telah menjadi peserta KB aktif sejumlah 102.562 peserta/dengan kata lain prevalensi atau angka kelangsungan peserta KB aktif=78,28%.

 3.      Peningkatan Ketahanan Keluarga

Melalui pilar ini Badan PP & KB berupaya meningkatkan kapasitas penduduk untuk menjadi keluarga yang lebih berdaya. Ketahanan keluarga dapat dimulai dengan membina masing-masing komponen keluarga mulai dari balita, remaja maupun lansia, yang lebih dikenal dengan istilah Tri Bina (Bina Keluarga Balita/BKB, Bina Keluarga Remaja/BKR, dan Bina Keluarga Lansia/BKL). Sehingga setiap anggota keluarga dapat melaksanakan tugas dan perannya dengan baik untuk membangun seluruh keluarganya. Adapun kelompok Tribina di Kabupaten Magetan yang sudah terbentuk adalah BKB 767 kelompok, BKR 374 kelompok, BKL 311 kelompok.

 4.      Peningkatan Keluarga Sejahtera.

      Melalui program-programnya, Badan PP dan KB Kabupaten Magetan memiliki strategi, kerjasama dan dukungan pemberdayaan guna peningkatan kesejahteraan keluarga melalui kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS). Sampai dengan saat ini jumlah kelompok UPPKS di Kabupaten Magetan yang sudah terlayani mendapat bantuan modal usaha yang disediakan oleh APBD Kabupaten Magetan dalam bentuk KUKM-IP (Kredit Usaha Kelompok Mandiri Intan Pesada) sebanyak 1398 kelompok.

 5.      Program KB Responsif  Gender 

Bahwa semua program dan kegiatan pada keempat pilar yang lain harus mendasarkan pada semangat responsif gender, yakni program-program yang dijalankan senantiasa berkomitmen menghargai dan menempatkan wanita sesuai kodratnya.

 

 

bppkb's picture